Mata Lelah Setelah Seharian Beraktivitas? Waspadai Gejala Mata Kering

Photo of author

By admin

Mata Lelah Setelah Seharian Beraktivitas? Waspadai Mata Kering

Sebagai ibu rumah tangga, ada satu hal yang sering saya lakukan tanpa sadar: terus bergerak dari pagi sampai malam.

Bangun tidur, menyiapkan sarapan, membangunkan anak, membereskan rumah, mencuci, memasak, menemani anak belajar, sampai memastikan semua kebutuhan keluarga sudah terpenuhi. Rasanya selalu ada saja yang harus dikerjakan.

Kalau badan mulai terasa lelah, biasanya saya tahu harus berhenti sebentar. Duduk, minum, atau tidur lebih awal.

Tapi bagaimana dengan mata?

Ternyata, selama ini saya justru sering mengabaikannya.

## Awalnya Hanya Mata Sepet

Awalnya saya hanya merasa mata sepet. Rasanya seperti ada sesuatu yang mengganjal, terutama setelah cukup lama melihat layar ponsel.

Saya pikir mungkin karena kurang tidur.

Maklum, sebagai ibu rumah tangga, waktu istirahat terkadang ikut menyesuaikan kebutuhan keluarga. Ketika anak sudah tidur, barulah ada sedikit waktu untuk menyelesaikan pekerjaan rumah atau sekadar membuka ponsel.

“Sebentar saja,” pikir saya.

Tapi yang namanya sebentar, kadang bisa berubah menjadi satu jam.

Pagi kembali dimulai dengan rutinitas yang sama. Akhirnya, mata pun seperti tidak pernah benar-benar mendapatkan waktu untuk beristirahat.

## Mata Mulai Terasa Perih dan Lelah

Beberapa hari kemudian, rasa sepet mulai disertai rasa perih. Mata terasa panas dan tidak nyaman. Sesekali terlihat lebih merah dari biasanya.

Yang membuat saya semakin terganggu adalah rasa lelah pada mata.

Padahal saya tidak bekerja seharian di depan komputer. Namun, kalau dipikir-pikir, mata saya memang cukup sering menatap layar.

Mengecek resep masakan, mencari informasi, membalas chat keluarga, melihat media sosial, membantu anak mencari bahan tugas sekolah, hingga menonton video sebentar sebelum tidur.

Tanpa terasa, mata kembali menatap layar.

Saat melihat layar dalam waktu lama, kita cenderung lebih jarang berkedip. Hal ini dapat membuat permukaan mata lebih mudah kehilangan kelembapan dan menimbulkan rasa tidak nyaman yang berkaitan dengan mata kering.

Saya pun mulai bertanya-tanya, jangan-jangan rasa tidak nyaman yang selama ini saya anggap sepele merupakan tanda mata kering.

## Apa Saja Tanda-Tanda Mata Kering?

Sebelumnya, saya mengira mata kering hanya ditandai dengan mata yang benar-benar terasa kering. Ternyata, keluhannya bisa terasa lebih beragam.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:

### 1. Mata Terasa Sepet atau Mengganjal

Mata terasa seperti ada pasir atau benda asing di dalamnya. Sensasi ini bisa muncul setelah terlalu lama menatap layar atau melakukan aktivitas yang membutuhkan fokus visual.

### 2. Mata Terasa Perih atau Terbakar

Rasa perih, panas, atau seperti terbakar bisa membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman.

### 3. Mata Terasa Lelah

Mata terasa berat setelah membaca, menggunakan ponsel, menonton televisi, atau melakukan aktivitas visual dalam waktu lama.

### 4. Mata Tampak Merah

Mata yang mengalami kekeringan atau iritasi dapat terlihat lebih merah dari biasanya.

### 5. Mata Justru Berair

Ini yang sempat membuat saya bingung.

“Kalau mata berair, kok bisa mata kering?”

Ternyata, mata yang kering atau mengalami iritasi dapat memicu keluarnya air mata secara refleks. Jadi, mata berair bukan selalu berarti kondisi mata sedang baik-baik saja.

### 6. Penglihatan Terasa Kurang Nyaman

Pada sebagian orang, mata kering juga dapat membuat penglihatan terasa buram atau kurang nyaman, terutama ketika mata sudah terasa sangat lelah.

Kalau beberapa keluhan tersebut sering muncul dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya jangan langsung dianggap sebagai rasa lelah biasa.

## Tips Mengatasi Mata Kering untuk Ibu Rumah Tangga

Setelah menyadari bahwa mata juga bisa merasa lelah, saya mulai mencari cara sederhana untuk menjaga kenyamanannya.

Ternyata, tidak perlu menunggu punya banyak waktu luang. Beberapa kebiasaan kecil bisa dilakukan di sela-sela kesibukan mengurus rumah.

### 1. Berikan Jeda Saat Menatap Layar

Ponsel sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mencari resep, berkomunikasi dengan keluarga, hingga membantu anak mengerjakan tugas.

Namun, usahakan tidak menatap layar terus-menerus. Sesekali alihkan pandangan dari layar dan berikan kesempatan mata untuk beristirahat.

Jangan lupa berkedip secara rutin karena saat fokus menatap layar, frekuensi berkedip bisa berkurang.

### 2. Hindari Hembusan Kipas atau AC Langsung ke Mata

Kipas angin dan AC memang membuat ruangan terasa lebih nyaman, terutama ketika cuaca sedang panas.

Namun, udara yang langsung mengenai mata dapat membuat permukaan mata lebih cepat kehilangan kelembapan. Karena itu, arahkan kipas atau AC agar tidak langsung menghadap wajah.

### 3. Cukupi Kebutuhan Cairan

Kesibukan di rumah terkadang membuat saya lupa minum.

Padahal, menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan bagian dari kebiasaan hidup yang baik. Jadi, selain memastikan anak-anak cukup minum, saya mulai mengingatkan diri sendiri untuk melakukan hal yang sama.

### 4. Istirahat yang Cukup

Pekerjaan rumah memang tidak ada habisnya. Kalau satu pekerjaan selesai, biasanya masih ada pekerjaan lainnya.

Tetapi tubuh dan mata tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat. Sebisa mungkin, hindari kebiasaan begadang tanpa kebutuhan dan berikan waktu tidur yang cukup.

### 5. Gunakan Tetes Mata untuk Membantu Meredakan Gejala

Ketika mata terasa kering, sepet, atau tidak nyaman, terkadang memberikan jeda saja belum cukup.

Dalam kondisi seperti ini, tetes mata yang memang ditujukan untuk membantu mengatasi gejala mata kering dapat menjadi salah satu pilihan.

Salah satunya adalah **Insto Dry Eyes**, yang dapat membantu memberikan rasa nyaman pada mata yang mengalami gejala kekeringan. Bagi saya, menyediakan tetes mata yang sesuai menjadi salah satu bentuk perhatian kecil terhadap kesehatan mata di tengah kesibukan sehari-hari.

Tetap gunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Jika keluhan mata kering sering terjadi, semakin berat, disertai nyeri, atau mengganggu penglihatan, sebaiknya periksakan kondisi mata kepada dokter atau tenaga kesehatan.

## Ibu Juga Perlu Merawat Diri Sendiri

Ada satu hal yang kemudian saya sadari.

Selama ini saya begitu sibuk memastikan semua orang di rumah baik-baik saja sampai lupa memeriksa kondisi diri sendiri.

Anak sudah makan.

Rumah sudah rapi.

Pekerjaan rumah sudah selesai.

Semua kebutuhan keluarga sudah terpenuhi.

Tapi kapan terakhir kali saya benar-benar memberikan waktu untuk diri sendiri?

Termasuk untuk mata.

Padahal mata adalah bagian tubuh yang menemani hampir semua aktivitas saya. Melihat wajah anak ketika bercerita, membaca resep, membalas pesan, mencari informasi, sampai menikmati waktu santai di malam hari.

Karena itu, sekarang saya belajar untuk tidak lagi menganggap remeh ketika mata mulai terasa sepet, perih, atau lelah.

Memberikan jeda dari layar, cukup beristirahat, menjaga kenyamanan lingkungan, mencukupi kebutuhan cairan, dan memperhatikan kondisi mata menjadi langkah kecil yang bisa dilakukan setiap hari.

Dan ketika keluhan mata kering muncul, saya juga tidak lagi menunggu sampai rasa tidak nyaman semakin mengganggu.

Karena menjadi ibu memang berarti banyak hal harus diurus.

Tetapi bukan berarti kesehatan diri sendiri harus selalu berada di urutan terakhir.

Jadi, kalau hari ini mata terasa **sepet, perih, atau lelah**, jangan buru-buru menganggapnya hanya karena terlalu banyak aktivitas. Bisa jadi mata sedang membutuhkan perhatian.

Berikan jeda. Rawat. Dan dengarkan apa yang sedang dibutuhkan mata.

**#instoDryEyes #BebasMataKering #MataSePeLeJanganSepelein**

Karena sesederhana apa pun aktivitas seorang ibu, semuanya akan terasa lebih nyaman ketika mata tetap sehat dan nyaman digunakan.

Leave a comment